Tips Agar Bus Aman Melewati Jalanan Licin

Saat hujan atau jalan basah, pengemudi perlu ekstra hati-hati! Berikut beberapa tipsnya.
Keselamatan penumpang dan kendaraan adalah yang utama!

Kurangi Kecepatan Sebelum Masuk Jalan Licin
Perlambat laju kendaraan sebelum melewati area basah atau menurun. Hindari melakukan pengereman mendadak saat sudah berada di permukaan licin.

Gunakan Gigi Rendah (Low Gear)
Gunakan gigi 1 atau 2, terutama saat menurun atau melintasi turunan panjang dalam kondisi hujan/lumpur. Ini membantu rem mesin (engine brake) bekerja lebih optimal.

Hindari Pengereman Mendadak
Gunakan rem secara bertahap dan ringan. Gunakan kombinasi engine brake dan rem utama. Jika bus dilengkapi ABS, manfaatkan untuk menghindari roda terkunci.

Akselerasi Secara Halus dan Bertahap
Jangan langsung injak pedal gas dalam-dalam setelah berhenti. Akselerasi bertahap menjaga traksi roda tetap stabil.

Jaga Jarak Aman Lebih Lebar
Perluas jarak antar kendaraan minimal 2-3 kali lipat dari kondisi normal. Hindari menempel terlalu dekat di belakang kendaraan lain.

Gunakan Ban yang Sesuai dan Cek Tekanan Rutin
Gunakan ban radial berkualitas baik dengan alur dalam. Pastikan tekanan ban tidak kurang atau berlebih. Ganti ban yang sudah gundul. Alur ban sangat berpengaruh terhadap daya cengkeram.

Manfaatkan Fitur Bus Jika Tersedia
ABS (Anti-lock Braking System): mencegah roda terkunci saat rem keras

Periksa Rem dan Suspensi Secara Rutin
Sistem rem dan suspensi yang prima sangat penting saat jalanan tidak stabil. Rem angin yang tidak responsif bisa memperbesar risiko tergelincir.

Kenali Karakteristik Jalan & Cuaca
Jika Anda sering melintasi jalur basah/curam (seperti Sumatera, Papua, Sulawesi), pertimbangkan: Pelatihan khusus sopir untuk defensive driving. Pemilihan tipe ban berdasarkan medan (all-terrain vs on-road)

Siapkan Peralatan Darurat
Rantai ban atau mat ban (alas anti-selip). Sekop kecil untuk kondisi lumpur berat. Triangle dan rambu reflektif jika harus berhenti mendadak.

WhatsApp
Call